April 14, 2019

Indonesian handicraft products showcased in France



  • Source Text:


Indonesian handicraft products showcased in France

Jakarta , Saturday March 3rd, 2018  /  06:30 pm

Tourism promotion at the Indonesian pavilion involved tour operators from France, such as Garuda Indonesia Holiday France, Spot My Dive, Mon Prochain Voyage, and Raja Ampat Dive Lodge/Grand Komodo, which sold tour packages to Indonesia during the exhibition, according to Antara on Saturday.

Information on tourist destinations in Indonesia was available to visitors through videos, brochures and flyers.

The exhibition was attended by 438 representatives of various tourist subsectors, including tour operators, travel agencies, hotels, villas, car rentals, historical tours, airlines and shipping.

Several countries, such as Canada, Vietnam, India, Iran, Tanzania, and the Dominican Republic, as well as players of the French tourist industry also attended the exhibition. Based on data, the exhibition was attended by 38,924 visitors.

During the event, a presentation on Indonesian tourist destinations was also organized.

In addition, Indonesian students showcased the peacock dance from West Java and traditional Indonesian songs.

A general knowledge quiz on Indonesia was organized. Visitors answering the questions were handed out Indonesian handicrafts, such as masks, scarves and batik.

The Indonesian Embassy also conducted Indonesian community development activities at during the event.

The Indonesian ambassador to France also held a meeting with the Indonesian community in Rennes on Feb. 17.

On the occasion, the ambassador highlighted government programs that aimed to improve people's welfare.

The ambassador also urged Indonesian students to have a clear vision and mission regarding their education. (asw)

    • Translated Text:


    Produk Kerajinan Indonesia Dipamerkan Di Prancis

    Jakarta, Sabtu 3 Maret 2018 / 18:30

    Kerajinan tangan yang dihasilkan oleh perusahaan besar dan kecil (Small and Medium Enterprises atau SMEs) tampil di Salon International du Tourisme di Rennes, Perancis pada tanggal 16-18 Februari.

    Promosi pariwisata di Paviliun Indonesia melibatkan tur operator dari Perancis, seperti Garuda Indonesia, Holiday France, Spot My Dive, Mon Prochain Voyage, dan Raja Ampat Dive Lodge / Grand Komodo yang menjual paket wisata ke Indonesia selama pameran, menurut Antara pada hari Sabtu.

    Informasi mengenai tujuan wisata di Indonesia tersedia untuk pengunjung melalui video, brosur dan selebaran.

    Pameran ini didatangi oleh 438 perwakilan dari berbagai perwakilan industry kreatif, termasuk operator tur, agen pariwisata, hotel, villa, rental mobil, wisata sejarah, maskapai penerbangan dan pelayaran.

    Beberapa Negara, seperti Kanada, Vietnam, India, Iran Tanzania, dan Republik Dominika, bahkan perwakilan dari industry pariwisata Perancis juga datang menghadiri pameran. Berdasarkan data, pameran ini dihadiri oleh 38,924 pengunjung.

    Selama acara berlangsung, presentasi tentang tujuan wisata di Indonesia juga terorganisir.
    Ditambah lagi, siswa Indoensia mempertunjukkan tarian merak dari Jawa Barat dan lagu-lagu tradisional Indonesia.

    Kuis pengetahuan umum seputar Indonesia juga dilangsungkan. Pengunjung yang dapat menjawab pertanyaan tersebut dihadiahi kerajianan tangan dari Indonesia, seperti topeng, selendang dan batik.

    Kedutaan Besar Indonesia dan Perancis juga mengadakan pertemuan dengan komunitas Indonesia di Rennes pada tanggal 17 Februari.

    Pada kesempatan itu, Duta besar menyoroti program pemerintahan yang berujuan untuk menginkatkan kesejahteran rakyat.

    Duta Besar juga mendesak siswa Indonesia untuk memiliki visi dan misi yang jelas tentang pendidikan mereka. (asw)

    March 19, 2019

    Twitter Wants you To Help Shape the Future Design of Its App

    Source Text:

    Twitter Wants You to Help Shape the Future Design of Its App

    By Trevor Mogg — Posted on March 11, 2019 10:00PM PST
    From: https://www.digitaltrends.com/social-media/twitter-wants-you-to-help-it-shape-the-future-design-of-the-app/

    Twitter is launching an app for testing new conversation features, and it wants you to get involved.

    The experimental app is called Twttr (that’s Twitter’s original name, incidentally), and anyone with a Twitter account can apply to use it. If accepted, you’ll receive a notification in the next few days.

    Participants will get to try various design features aimed at making the social media service easier to use. The company wants honest feedback about the tests, meaning that your opinions could shape the future look of the main Twitter app. Initial tests are expected to focus on making it easier to read and follow a Twitter thread.

    “Twitter is exploring new ways to make the conversations you care about easier to read, understand, and join,” the company says on the application page.

    So, for example, tweets in a thread could appear inside rounded bubbles that resemble those seen in messaging apps. The bubbles may appear with different colors to make it easier to identify tweets from the original tweeter, or those you follow. According to TechCrunch, tweets may also be indented, which might make conversations easier to follow. A cleaner interface could be tested, too, with information such as engagements and sharing options removed from view.

    If you’re given access to Twttr, you’ll be expected to use it as your primary Twitter app, so be prepared for frustrations along the way. Why? Because, as Twitter points out, you’ll be trying a version of the service that is “very much a work in progress,” and therefore “bugs are expected, and things will change quickly.”

    It adds that the test builds “will not always have all the same functionality you’re used to, and you’ll see some things appear — and maybe disappear,” presumably without any warning.

    Besides sending feedback directly to Twitter, participants in the tests are also encouraged to share their experiences and to tweet screenshots of tested features on the main app, which should help the company to gauge opinion from a broader base of users if discussions take off on the main platform.

    It’s worth noting that many of the features may never see the light of day. That’s the whole point of Twttr. The app will help developers learn about what works and what doesn’t, and save it from testing potentially disruptive features with regular users who’d rather not have their Twitter experience disturbed.

    Translated by myself (Indira Rahma):

    Twitter membutuhkan bantuanmu untuk membentuk desain baru untuk applikasinya

    Oleh Trevor Mogg – Diposting pada 11 Maret 2019, 22:00

    Twitter meluncurkan aplikasi untuk mencoba fitur percakapan mereka yang terbaru, dan mereka ingin kamu berpartisipasi.

    Aplikasi uji coba mereka bernama Twttr (tanpa disadari ini adalah nama asli Twitter), dan semua pengguna Twitter dapat mendaftar untuk menggunakannya. Jika diterima, kamu akan mendapatkan notifikasi dalam beberapa hari.

    Partisipan dapat mencoba desain fitur yang beragam ditujukan untuk membuat layanan media sosial mudah digunakan. Perusahaan ini ingin pendapat yang jujur mengenai tes uji coba ini, yang berarti pendapatmu dapat membentuk aplikasi Twitter disuatu saat nanti. Tes uji coba ini difokuskan untuk mempermudah membaca dan mengikuti thread Twitter.

    “Twitter adalah cara baru untuk membuat percakapan-percakapan yang kamu inginkan dapat dengan mudah dibaca, dimengerti dan diikuti,” kata perusahaan di halaman aplikasi.

    Jadi, contohnya, tweet di sebuah thread dapat muncul didalam gelembung bulat yang menyerupai aplikasi perpesanan. Gelembung ini dapat muncul dengan warna yang berbeda untuk mempermudah identifikasi dari pembuat tweet asli, atau yang kamu ikuti. Menurut TechCrunch, tweet dapat diidentikasi, yang dapat membuat percakapan mudah diikuti. Antarmuka yang lebih rapih juga dapat diuji coba, dengan infromasi seperti melibatkan dan opsi berbagi dihapus dari tampilan.

    Jika kamu diberi akses ke Twtter, kemungkinan kamu akan menggunakannya sebagai aplikasi Twitter utama mu, jadi bersiap-siaplah dengan frustrasi yang akan dirasakan selama penggunaan. Mengapa? Karena, seperti yang sudah dijelaskan Twitter, kamu akan mencoba versi yang “sedang dalam pengerjaan” oleh karena itu “bugs akan sering terjadi dan beberapa hal akan terganti dengan cepat.”

    Tes uji coba ini “tidak akan berfungsi sama dengan yang sudah kamu gunakan sebelumnya, dan kamu akan sering melihat beberapa hal akan muncul – dan mungkin juga akan menghilang” tanpa adanya peringatan terlebih dahulu.

    Selain memberikan pendapat langsung ke pihak Twitter, partisipan tes uji coba ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman mereka dan bukti tweet mereka saat menggunakan aplikasi utama, yang akan membantu perushaan mengumpulkan opini dari berbagai macam pengguna jika diskusi diberikan pada platform utama.

    Juga perlu diketahui bahwa banyak fitur yang jarang terlihat. Itu adalah tujuan utama dari Twttr. Aplikasi ini akan membantu tim pengembangannya mempelajari apa yang berfungsi dan apa yang tidak berfungsi, dan menyimpannya sebagai fitur yang mengganggu oleh pengguna langganan yang tidak menginginkannya di Twitternya. 


    March 6, 2018

    Contoh Memo Formal (English dan Bahasa Indonesia)

    BLUE CITRUS INC.
    STATIONARY & ART SUPPLIER
    Rumah Buah Bersama Street H3 No. 23 Johor Baru, Medan, Indonesia
    Phone (021) 9874326 • Fax (123) 8888-6666 • http://www.bluecitrusinc.com



    To: Zoe Bennett
    From: Indira Rahma
    Date: March 6, 2018
    Subject: Performance Evaluation Meeting



    Dear Mrs. Karina
    I do not think that your perfomance has improved to a satisfactory level and I am proposing to take a more structured formal approach to working you on your performance issues. So that, I would like to arrage a meeting with you on Monday at 3:15 p.m in Atto Coffee Shop to discuss your performance at work. Please confirm that you are able to attend the meeting at the organised time or suggest an alternative date or time. If you have any questions about this letter please contact me directly.


    Yours Sincerely,



    Indira Rahma


    BLUE CITRUS INC.
    PENYEDIA ALAT TULIS KANTOR & ALAT SENI
    Jl. Rumah Buah Bersama H3 No. 23 Johor Baru, Medan, Indonesia
    Telp. (021) 9874326 • Fax (123) 8888-6666 • http://www.bluecitrusinc.com



    Untuk: Zoe Bennett
    Dari: Indira Rahma
    Tanggal: 6 Maret 2018
    Perihal: Rapat Evaluasi Kerja



    Yth. Bu Karina
    Saya berpikir bahwa kinerja anda belum mencapai tingkat yang memuaskan dan saya mengusulkan untuk mengambil pendekatan formal yang lebih terstruktur untuk melatih kinerja kerja anda. Jadi, saya ingin mengadakan rapat dengan anda pada hari Senin pukul 15:15 di Atto Coffee Shop untuk mendiskusikan kinerja anda di tempat kerja. Harap konfirmasikan bahwa anda dapat menghadiri rapat pada waktu yang ditentukan atau menyarankan tanggal atau waktu alternatif. Jika anda memiliki pertanyaan mengenai surat ini, silahkan hubungi saya langsung.

    Dengan Hormat,


    Indira Rahma

    September 21, 2017

    Bon Voyage! - West Sumatra

    2017 has given me so many experiences, especially being able to explore several places in Sumatra, Indonesia. In this post, I only will tell you about my experiences in Bukittingi, West Sumatra. 

    But, do I travel or do I go on holiday? Let me tell you the differences between holiday and travel. 

    Holiday is a trip where you completely forget all of your worries, pamper yourself as much as you want, and usually stayed in one place. The journey is already planned; your airport is booked, stayed at 4-5* hotel that you've booked, and you don't have to worry about running out of money, The activities that you'll have is less strenuous and you tend to be more relaxed. On the other hand, traveling can be more tiring than holiday. The days are spent by exploring a destination, either by walking, cycling, hiking, etc. The budget that you'll spend is less expensive. Instead of staying at 4-5* hotel, you'll stay in some nice hostels which actually can surprise you or questionable hostels. Instead of carrying a suitcase, you'll carry a backpack. And the outfit you'll wear is a comfortable clothing, yet sporty.

    Travelling as a Backpacker

    Pampering yourself on Holiday
    Pampering Yourself on Holiday



    Okay. 

    After I explain you the differences between Holiday and Travel, let me tell you my holiday experiences!

    • Bukittinggi, West Sumatra
    [ February 2nd, 2017 ]

    Before I went to Bukittinggi, I went to Pekanbaru, Riau to visit my uncle. I went there by airplane from Jakarta by myself. I met my family which is already arrived at my uncle's. We stayed there for 3 days. Too bad, I didn't take any picture there. As the day went by, We went to Bukittinggi by car. To be honest, I love trips by car more than taking a plane or ship, because we get to see so many different cool places on our journey. According to GoogleMaps, the trip will take more or less 5 hours 20 minutes but since my dad is a really fast driver, our trip took more or less 3 or 4 hours!



    On our way, we stopped to see the famous "Kelok 9 (Sembilan)" in Payakumbuh, West Sumatra. Kelok 9 means 9 sharp turns.


    Kelok 9

    After we arrived at Bukittinggi, we stayed at Indria Hotel for 2 nights. We stayed there because it's the only place with 4 empty rooms. The hotel is nice for a budget hotel. In front of every each room there's a sitting area, free wifi, and the location is great because it's close to Jam Gadang, Pasar Atas, Pasar Bawah, and public transport are plenty. I would recommend this hotel if you're on tight budget. Later, after we were done unpacking and showered, we're not ready to sleep yet. Even the weather is not that nice (drizzling), we went out to see Jam Gadang. We ate Nasi Kapau which is another name for Nasi Padang. It might look the same, but the taste is so much better than what I had in Jakarta.


    Jam Gadang

    The next morning, we went shopping to the famous clothing line that you only can find here in Bukittingi; Kapuyuak. You might think is a strange name but if you translate it to Minang Language, it means Cockroach. This clothing line is quite similar to Joger because they sell simple accessories and clothes with words on it. Kapuyuak also has a cute logo for their store, it's a Cockroach with samurais on its back! The prices are not that expensive as well.


    Check out their store!

    After we're done shopping, we went Lobang Jepang. Lobang Jepang is a bunker of protection built by Japanese army forces around 1942 for defense purposes. The length of the tunnel that reaches 1400 meters and has a width of about 2 meters. In this tunnel, there are surveillance room, ambush room, prison, eating room, courtroom, and armory room. If you're at Bukittinggi, I would recommend you to go here. 

    They open at 7.30 - 18.30 and they charged us Rp 8.000/person. This place is close to Panorama Park with its many monkeys and you can look directly at the Ngarai si Anok (Anok Canyon) which is a popular tourist spot in Bukittinggi. They also provide us a tour guide so we won't get lost and they'll explain to us more about this place. You don't have to worry about the inside, now the inside is much nicer and cleaner. They also have an arranged lightning inside, so that we can see better in the dark.

    The Map of Lobang Jepang

    The Entrance of Lobang Jepang

    Inside of Lobang Jepang
    Ngarai si Anok (Anok Canyon)

    Next, we visited Wildlife Areas and Cultural Kinantan because my little cousins want to see some animals. The place isn't overcrowded. The ticket price for an adult is Rp 10.000 and for a kid is Rp 8.000. 

    In my opinion, there were many new animals I met in the zoo which lives in the Indonesian culture. The zoo is located on the peak of Bukittinggi itself, the nice view from Limpapeh Bridge and a very nice park for to hang out. However, the zoo itself is in very poor condition and the animals are sad. The size of the cage the animals were in is far too small. Besides, I didn't like the way people treated them. It was painful to watch children poking the animals. Even their parents just watched them bullying the poor animals.

    Limpapeh Bridge

    Birds on the Dirty Pond😔

    Then, We went to Lake Maninjau. Before we went there, we stopped by Anai Waterfall. We took a couple picture there and then passed the famous Kelok 44 that usually used for bike racing

    Anai Waterfall

    My Family and I in front of Anai Waterfall

    Kelok 44

    We saw Lake Maninjau from an uphill. The view is breathtaking, and we stayed in a traditional coffee shop or as we called in Indonesia; Warung Kopi. The weather is cold because the wind is very strong. 

    My Mom and I

    Lake Maninjau



    When we were done, we went back to Medan and I spent the rest of my holiday there. I would recommend visiting Bukittinggi because there are so many places you can visit and see. There are many food choices and various hotels for you to stay in. The weather is cold and windy.😀

    June 13, 2017

    Karakteristik Kewirausahaan

    • Perilaku dan Sikap Kewirausahaan

    Wirausaha adalah individu-individu yang berorientasi kepada tindakan, dan memiliki motivasi tinggi dalam mengejar tujuannya. Untuk mencapai tujuan-tujuannya, maka diperlukan sikap dan perilaku yang mendukung pada diri seorang wirausaha.

    Sikap dan perilaku sangat dipengaruhi oleh sifat dan watak yang dimiliki oleh sesorang. Sifat dan watak yang baik, berorientasi pada kemajuan dan positif merupakan sifat dan watak yang dibutuhkan oleh seorang wirausaha agar wirausaha tersebut dapat maju dan sukses.

    Menurut Dr. M. Suparmoko, M.A, sikap-sikap seorang wirausaha adalah sebagai berikut:

    1. Memiliki sikap keyakinan, kemandirian, individualitas, dan optimisme

    2. Selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik, dan memiliki inisiatif

    3. Memiliki kemampuan mengambil risiko dan suka pada tantangan

    4. Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat begaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan kritik yang membangun

    5. Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas

    6. Memiliki presepsi dan cara pandang yang berorientasi pada masa depan

    7. Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja keras

    Perilaku yang dimiliki oleh seorang wirausaha yang baik adalah sebagai berikut:

    1. Percaya diri

    2. Berorientasi tugas dan hasil

    3. Pengambil risiko

    4. Mengambil alih kepemimpinan

    5. Keorisinilan

    6. Berorientasi ke masa depan

    7. Jujur dan tekun

    SUMBER:
    Suparmoko, M. 2006. Ekonomi 3 SMA Kelas XII. Jakarta: Yudhistira

    • Karakteristik Kewirausahaan
    Menurut McClellend dalam bukunya Masyukur Wiratmo, karakteristik wirausaha adalah sebagai berikut:

    A. Keinginan Untuk Berprestasi

    Penggerak utama motivasi wirausaha adalah kebutuhan untuk berprestasi.

    B. Keinginan Untuk Bertanggung Jawab

    Wirausahawan lebih memilih menggunakan sumber daya sendiri dengan cara bekerja sendiri untuk mencapai tujuan dan bertanggung jawab sendiri terhadap hasil yang dicapai.

    C. Preferensi Pada Risiko-risiko Menengah

    Wirausahawan pada dasarnya senang untuk mengambil risiko, tetapi mereka juga tetap menggunakan akal sehat perhitungan sehingga mereka menghindari risiko tinggi dan cenderung memiliki risiko moderat

    D. Presepsi Pada Kemungkinan Berhasil

    Keyakinan pada kemampuan untuk mencapai keberhasilan adalah kualitas kepribadian wirausaha yang penting.

    E. Rangsangan Oleh Umpan Balik

    Wirausahawan memberi rangsangan untuk mencapai hasil kerja yang tinggi dengan mempelajari seberapa efektif usaha mereka.

    F. Aktivitas Energik

    Wirausahawan bersifat akif dan dinamis dan mempunyai proporsi waktu yang lebih besar dalam mengerjakan tugas dengan cara baru.

    G. Orientasi Ke Masa Depan

    Wirausahawan selalu berpikir ke depan. Mereka selalu melakukan tindakan antisifatif guna menghadapi apa yang akan terjadi di masa depan.

    H. Ketrampilan Dalam Mengorganisasi

    Wirausahawan biasanya sangat objektif dalam memilih individu-individu untuk melakukan tugas-tugas tertentu

    I. Sikap Terhadap Uang

    Bagi wirausahawan yang terpenting adalah prestasi kerja, keuntungan finansial ada di urutan kedua. Mereka menganggap uang hanya sebagai lambang konkret dari tercapainya tujuan dan pembuktian kompentensi mereka.

    SUMBER:
    Purnastuti, Losina, dan Rr. Indah Mustikawati. 2006. Ekonomi untuk SMA/MA Kelas XII. Yogyakarta: Grasino.

    • Success Story - Houtman Zainal Arifin


    Houtman Zainal Arifin merupakan putra lulusan SMA asal Sumatera yg mencoba merantau ke ibukota pada tahun 60an demi menggapai cita²nya menjadi orang sukses. Perjalanan diawali dengan menjadi anak jalanan dan pedagang asongan. Hingga pada akhirnya memperoleh pekerjaan formil sebagai Office Boy (OB) di salah satu bank tekemuka asal Amerika, Citibank. Dengan rasa keingintahuannya yg tinggi disertai semangatnya yg ingin belajar, Houtman perlahan² naik pangkat dari yg semula OB menjadi petugas photocopy, dan akhirnya memperoleh status sebagai karyawan bank tersebut. Singkat cerita, setiap perjalanan karirnya yg menanjak adalah buah dari tekadnya yg besar dan ringan tangan. Selalu ingin membantu orang dan mau belajar tentang segala hal. Pada akhirnya kepercayaan timbul di mata para karyawan lainnya. Tak heran hingga akhirnya beliau menduduki jabatan sebagai Vice President of Citibank dalam kurun waktu 19 tahun dengan lulusan SMA! Kisah ini terjawab sudah bahwa tidak ada yg tidak mungkin dan memupuskan bahwa tidak hanya ada di sinetron maupun FTV kisah seperti ini terjadi. Houtman menjawab semua itu, menjawab keraguan teman-temannya sesama OB ketika Ia banyak bertanya segala hal seputar pekerjaan.

    Kisah hidup beliau bermula dari pindahnya beliau ke Jakarta. Beliau kemudian tinggal di Kampung Bali dari tahun 1951-1974. Sewaktu tinggal di tanah abang, ayah beliau sakit keras. Orang tuanya ingin berobat, tetapi tidak mempunyai biaya yang cukup. Melihat keadaan seperti itu, beliau tidak mau menyerah. Dengan bermodal hanya Rp 2.000,- hasil pinjaman dari temannya, beliau menjadi pedagang asongan menjajakan perhiasan imitasi dari jalan raya hingga ke kolong jembatan mengarungi kerasnya kehidupan ibukota. Usaha dagangannya kemudian laku keras, namun ketika ia sudah menuai hasil dari usahanya, ternyata Tuhan memberinya cobaan, ketika petugas penertiban datang, dagangannya di injak hingga jatuh ke lumpur. Ketika semua dagangan beliau sudah rusak bercampur lumpur, ternyata teman-temannya yang dari kawula rendah seperti tukang sepatu, tukang sayur, dan lain-lain, beramai-ramai membersihkan dagangan beliau. Disini beliau mulai mendapatkan pengalaman berharga tentang kerasnya kehidupan Ibukota.

    Tetapi kondisi seperti ini tidak membuat Houtman kehilangan cita-cita dan impian. Suatu ketika Houtman beristirahat di sebuah kolong jembatan, dia memperhatikan kendaran-kendaraan mewah yang berseliweran di jalan Jakarta. Para penumpang mobil tersebut berpakaian rapih, keren dan berdasi. Houtman remaja pun ingin seperti mereka, mengendarai kendaraan berpendingin, berpakaian necis dan tentu saja memiliki uang yang banyak. Saat itu juga Houtman menggantungkan cita-citanya setinggi langit, sebuah cita-cita dan tekad diazamkan dalam hatinya. Azam atau tekad yang kuat dari Houtman telah membuatnya ingin segera merubah nasib. Tanpa menunggu waktu lama Houtman segera memulai mengirimkan lamaran kerja ke setiap gedung bertingkat yang dia ketahui. Bila ada gedung yang menurutnya bagus maka pasti dengan segera dikirimkannya sebuah lamaran kerja. Houtman menyisihkan setiap keuntungan yang diperolehnya dari berdagang asongan digunakan untuk membiayai lamaran kerja.

    Sampai di rumah, beliau melihat ada orang gila wara-wiri di sekitar rumah beliau. Orang gila itu hampir nggak pake baju. Beliau pada saat itu cuma punya baju 3 pasang. Hebatnya, beliau ikhlas memberi ke orang gila itu sepasang baju plus sabun plus sisir. Tuhan memang Maha Adil, Pada hari ketiga setelah kejadian tersebut, Tiba-tiba datang surat yang menyatakan bila beliau diterima menjadi OB disebuah perusahaan yang sangat terkenal dan terkemuka di Dunia, The First National City Bank (citibank), sebuah bank bonafid dari USA. Houtman pun diterima bekerja sebagai seorang Office Boy. Sebuah jabatan paling dasar, paling bawah dalam sebuah hierarki organisasi dengan tugas utama membersihkan ruangan kantor, wc, ruang kerja dan ruangan lainnya.

    Waktu jadi OB, beliau melihat training. Karena jabatan beliau hanya OB, beliau tentu tidak dianggap. Bahasa Inggris beliau pun cuma sekedar yes-no. Tapi beliau berprinsip, “Saya harus berbuat. Saya harus pintar.” Setiap hari selama training itu, beliau ada di depan pintu dan mencatat semuanya. Training officer-nya lama-lama jadi menyuruh beliau masuk (tapi secara kasar). Si training officer mengumumkan pada para trainer, “Pengumuman, dia tidak terdaftar dan dia tidak akan diuji,” kata training officer. Mendengarnya, Houtman tidak terima. Dia sudah berada di ruangan yang sama berarti dia sudah menjadi salah satu trainer juga dan juga harus diuji.

    Pak Houtman lalu menantang diri beliau sendiri, “Saya harus lulus!” batin beliau. Padahal saingan beliau adalah lulusan UI, Michigan, Ohio, ITB dan banyak universitas TOP lainnya. Sementara beliau, SMA bisa lulus aja udah untung. “Pokoknya harus lulus dan gak boleh jadi yang terakir,” tekad beliau. Tuhan memang Maha Besar, dari 34 orang beliau termasuk 4 besar dan beliau pada tahun 1978 dikirim ke Eropa.

    Sebagai Office Boy Houtman selalu mengerjakan tugas dan pekerjaannya dengan baik. Terkadang dia rela membantu para staf dengan sukarela. Selepas sore saat seluruh pekerjaan telah usai Houtman berusaha menambah pengetahuan dengan bertanya tanya kepada para pegawai. Dia bertanya mengenai istilah istilah bank yang rumit, walaupun terkadang saat bertanya dia menjadi bahan tertawaan atau sang staf mengernyitkan dahinya.

    Mungkin dalam benak pegawai ”ngapain nih OB nanya-nanya istilah bank segala, kayak ngerti aja”. Sampai akhirnya Houtman sedikit demi sedikit familiar dengan dengan istilah bank seperti Letter of Credit, Bank Garansi, Transfer, Kliring, dll. Suatu saat Houtman tertegun dengan sebuah mesin yang dapat menduplikasi dokumen (saat ini dikenal dengan mesin photo copy). Ketika itu mesin foto kopi sangatlah langka, hanya perusahaan perusahaan tertentu lah yang memiliki mesin tersebut dan diperlukan seorang petugas khusus untuk mengoperasikannya. Setiap selesai pekerjaan setelah jam 4 sore Houtman sering mengunjungi mesin tersebut dan minta kepada petugas foto kopi untuk mengajarinya. Houtman pun akhirnya mahir mengoperasikan mesin foto kopi, dan tanpa di sadarinya pintu pertama masa depan terbuka. Pada suatu hari petugas mesin foto kopi itu berhalangan dan praktis hanya Houtman yang bisa menggantikannya, sejak itu pula Houtman resmi naik jabatan dari OB sebagai Tukang Foto Kopi.

    Menjadi tukang foto kopi merupakan sebuah prestasi bagi Houtman, tetapi Houtman tidak cepat berpuas diri. Disela-sela kesibukannya Houtman terus menambah pengetahuan dan minat akan bidang lain. Houtman tertegun melihat salah seorang staf memiliki setumpuk pekerjaan di mejanya. Houtman pun menawarkan bantuan kepada staf tersebut hingga membuat sang staf tertegun. “bener nih lo mo mau bantuin gua” begitu Houtman mengenang ucapan sang staff dulu. “iya bener saya mau bantu, sekalian nambah ilmu” begitu Houtman menjawab. “Tapi hati-hati ya ngga boleh salah, kalau salah tanggung jawab lo, bisa dipecat lo”, sang staff mewanti-wanti dengan keras.

    Akhirnya Houtman diberi setumpuk dokumen, tugas dia adalah membubuhkan stempel pada Cek, Bilyet Giro dan dokumen lainnya pada kolom tertentu. Stempel tersebut harus berada di dalam kolom tidak boleh menyimpang atau keluar kolom. Alhasil Houtman membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut karena dia sangat berhati-hati sekali. Selama mengerjakan tugas tersebut Houtman tidak sekedar mencap, tapi dia membaca dan mempelajari dokumen yang ada. Akibatnya Houtman sedikit demi sedikit memahami berbagai istilah dan teknis perbankan. Kelak pengetahuannya ini membawa Houtman kepada jabatan yang tidak pernah diduganya.

    Houtman cepat menguasai berbagai pekerjaan yang diberikan dan selalu mengerjakan seluruh tugasnya dengan baik. Dia pun ringan tangan untuk membantu orang lain, para staff dan atasannya. Sehingga para staff pun tidak segan untuk membagi ilmu kepadanya. Sampai suatu saat pejabat di Citibank mengangkatnya menjadi pegawai bank karena prestasi dan kompetensi yang dimilikinya, padahal Houtman hanyalah lulusan SMA. Kemudian ia pun di angkat menjadi pegawai di bank Citibank tersebut, Peristiwa pengangkatan Houtman menjadi pegawai Bank menjadi berita luar biasa heboh dan kontroversial. Bagaimana bisa seorang OB menjadi staff, bahkan rekan sesama OB mencibir Houtman sebagai orang yang tidak konsisten. Houtman dianggap tidak konsisten dengan tugasnya, “jika masuk OB, ya pensiun harus OB juga” begitu rekan sesama OB menggugat.

    Houtman tidak patah semangat, dicibir teman-teman bahkan rekan sesama staf pun tidak membuat goyah. Houtman terus mengasah keterampilan dan berbagi membantu rekan kerjanya yang lain. Hanya membantulah yang bisa diberikan oleh Houtman, karena materi tidak ia miliki. Houtman tidak pernah lama dalam memegang suatu jabatan, sama seperti ketika menjadi OB yang haus akan ilmu baru. Houtman selalu mencoba tantangan dan pekerjaan baru. Sehingga karir Houtman melesat bak panah meninggalkan rekan sesama OB bahkan staff yang mengajarinya tentang istilah bank.

    REFRENSI:
    - Vibby, Santo., Zero Preneurs. Wealth & Grow Publishing, Jakarta, 2013
    http://sosok.kompasiana.com/2012/12/21/selamat-jalan-pak-houtman-517832.html
    - http://kolom-biografi.blogspot.com/2012/12/biografi-houtman-zainal-arifin-kisah.html
    - http://inspirasikaizen.blogspot.com/2012/12/kisah-hidup-houtman-zainal-arifin.html#.Ubnj-eej0-o